PAJAK PARKIR

PK.jpg

PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR 03 TAHUN 2010 TENTANG PAJAK PARKIR

Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan bermotor yang tidak bersifat sementara.

Pajak Parkir adalah pajak atas penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan, baik yang berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.

- OBJEK PAJAK

  1. Obyek pajak parkir adalah penyelenggaraan tempat parkir diluar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor, penyelenggaraan parkir insidentil.
  2.  Penyelenggara parkir adalah orang pribadi atau badan yang menyediakan dan menyelenggarakan tempat parkir termasuk jasa Vallet atau sebutan lainnya dengan memungut bayaran.
  3. Penyelenggara parkir sebagaimana dimaksud angka (2) yang menggunakan karcis, sebelum digunakan wajib diporporasi oleh Dinas, kecuali tanda bukti pembayaran parkir yang menggunakan mesin elektronik.

    > Tidak termasuk obyek pajak sebagaimana dimaksud dalam angka (1), adalah :

  1. penyelenggaraan tempat parkir oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
  2. penyelenggaraan tempat parkir oleh perkantoran yang hanya digunakan untuk karyawannya sendiri;
  3. penyelenggaraan parkir oleh kedutaan, konsulat, perwakilan negara asing dan perwakilan lembaga-lembaga internasional dengan asas timbal balik.
  4. Penyelenggaraan tempat parkir di pemakaman, pendidikan dan tempat ibadah.

- SUBJEK PAJAK

  • Subyek Pajak Parkir adalah orang pribadi atau badan yang melakukan parkir kendaraan bermotor.

- Wajib Pajak

  1. Wajib Pajak Parkir adalah orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan tempat parkir.
  2. Wajib Pajak Parkir sebagaimana dimaksud angka (2) adalah termasuk penyelenggara jasa vallet atau jasa lainnya yang sejenis.

- Dasar Pengenaan Pajak

  1. Dasar pengenaan Pajak Parkir adalah jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada penyelenggara tempat parkir.
  2. Jumlah yang harusnya dibayar sebagaimana dimaksud pada angka (1) termasuk potongan harga parkir dan parkir Cuma-Cuma yang diberikan kepada penerima jasa parkir.

- TARIF PAJAK

  • Tarif pajak parkir ditetapkan sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari omset, untuk tempat penitipan kendaraan bermotor sebesar 15% (lima belas persen) dari omset dan untuk jasa vallet atau jasa sejenisnya tarif pajak ditetapkan sebesar 25 % (dua puluh lima persen) dari omset.

- CARA PERHITUNGAN PAJAK

  • Besaran pokok pajak parkir yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud dalam Tarif Pajak dengan dasar pengenaan pajak sebagaimana dimaksud dalam Dasar Pengenaan Pajak.

- MASA PAJAK

  • Masa Pajak untuk parkir permanen lamanya 1 (satu) bulan takwim.
Jane Doe

Paul Jacobsen

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt labored et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.

Share This Post